N-Methylol Acrylamide 48 (NMA 48)

specialty-chemicals.png

 

PENGENALAN PRODUK

NMA 48 mengandung N-Methylol Acrylamide, ditawarkan sebagai larutan berair 48%. Reaktivitasnya karena gugus vinil dan hidroksil-metil yang berfungsi ganda. Polimer dapat dibentuk melalui berbagai kondisi melalui teknik emulsi, larutan, atau suspensi. Gugus hidroksil-metil, saling berikatan silang dalam kondisi sedang yang dapat direaksikan secara terpisah dengan memvariasikan kondisi reaksi. Gugus hidroksil-metil pertama-tama dapat direaksikan dengan substrat seperti selulosa dan kemudian berikatan silang dengan polimerisasi radikal bebas.

 

PROPERTI

Parameter Spesification
Penampilan Bening hingga agak kekuningan
Color, APHA (Pt-Co Units) max. 50 
Berat jenis (25 oC) 1.0700 - 1.0900
Total kepadatan (%) 46.0 - 52.0
Indeks bias 1.412
pH 6.0 - 7.5
Kandungan tembaga (ppm) 0.5 - 2.0
Kandungan Akrilamida (%) max. 5.0
Kandungan Formaldehida (%) max. 2.0
Kandungan MEHQ (ppm) max. 50

 

KEMASAN

Kemasan standarnya adalah 225 Kg menggunakan drum. Untuk pasar di luar Indonesia, semua kuantitas mulai dari 1 palet (900 Kg = 4 x 225 Kg) hingga muatan kontainer penuh dapat dipasok.

 

KEAMANAN & PENANGANAN

NMA 48 sangat reaktif, oleh karena itu, tindakan pencegahan harus dilakukan untuk menjaga stabilitas selama pengiriman dan penyimpanan. Disarankan agar NMA 48 digunakan sebelum 12 bulan sejak tanggal pembuatan dan harus disimpan di tempat yang sejuk dengan suhu di bawah 31 °C. Umur simpan dapat berkurang jika penyimpanan ini tidak diperhatikan.

NMA 48 adalah monomer reaktif. Kondisi yang ketat harus dijaga dan dikendalikan dengan baik:  

 

pH

Seperti yang disediakan, NMA 48 memiliki pH 6,0 hingga 7,5. Modifikasi rentang pH dapat mengurangi stabilitas. Pemantauan pH dianjurkan dan harus disesuaikan dengan garam fosfat atau asam. 

Temperatur 

NMA 48 harus dikontrol antara di bawah 31°C.   Pada suhu di bawah -10°C NMA 48 akan mengkristal. Pemanasan produk secara perlahan akan melarutkan kembali kristal.  Hindari menggunakan uap atau panas langsung. Pada suhu di atas 50°C (120°F), polimerisasi yang lambat akan dimulai seiring waktu.  Pada suhu diatas 85°C (120°F), akan secara spontan terpolimerisasi.  

Oksigen 

Oksigen terlarut akan menghambat polimerisasi NMA 48.  

Kontaminasi 

Peroksida seperti persulfat, basa kuat dan sulfit (dalam kondisi tertentu) dapat memulai polimerisasi NMA 48.

 

PENYIMPANAN

Terlindung dari cahaya. Tertutup rapat. Simpan di tempat yang berventilasi baik. Tetap terkunci atau di area yang hanya dapat diakses oleh orang yang memenuhi syarat atau berwenang. 

 

BERDASARKAN APLIKASI

 NMA NMA 

  • Perekat
  • Pengikat dalam pembuatan kertas, pelapis kertas
  • Agen antistatik dalam tekstil.
  • Non-anyaman hingga berbagai sentuhan akhir tekstil. 
  • Resin pelapis permukaan untuk pernis dan cat. 
  • Bahan kromatografi dalam film. 
  • Agen pengukur. 
  • Persiapan pengikat lateks dan emulsi yang dapat dihubungkan silang.
  • Polimer industri seperti, plastik, karet, resin termoplastik.
  • Kopolimer latices untuk mengembangkan film tahan air dan pelarut yang sangat baik.